HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KECEMASAN DI POSYANDU KELURAHAN PASAR BARU KECAMATAN SEI TUALANG RASO TAHUN 2019

Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, Sep 2020

Immunization is a way to actively increase a person's immunity against an antigen, so that if one is exposed to a similar antigen, disease does not occur. Immunization is important to prevent dangerous diseases. The purpose of this study was to determine the relationship between mother's knowledge about basic immunization and anxiety at Posyandu, Pasar Baru Village, Sei Tualang Raso District in 2018. The research design used in this study is descriptive correlation which is a study of the relationship between two variables. all mothers who have toddlers in the Pasar Baru district, Kec. Sei Tualang Raso. With a population of 36 people. Data analysis using the C-Square test. Results of the research conducted on the majority of respondents with low knowledge as many as 15 people (42%). The frequency of basic immunization with anxiety was 21 people (58%). C-Square Test Results Show a (0.05) obtained X2 = 0.04 p (sig) 0.138 <0.05. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a relationship between maternal knowledge about basic immunization with anxiety. So it is advisable for health workers to provide information to the public about basic immunization with anxiety levels.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN/article/download/447/437

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KECEMASAN DI POSYANDU KELURAHAN PASAR BARU KECAMATAN SEI TUALANG RASO TAHUN 2019

JURNAL ILMIAH KEBIDANAN IMELDA Vol.6, No.2, September 2020, pp. 105-109 ISSN: 2597-7180 (Online), 2442-8116 (Print) http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN  105 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KECEMASAN DI POSYANDU KELURAHAN PASAR BARU KECAMATAN SEI TUALANG RASO TAHUN 2019 Sumiatik1, Lolita Nugraeny2, Dharmawati3 Universitas Haji Sumatera Utara, Indonesia Article Info Article history: Received Sep 28, 2019 Revised Sep 29, 2020 Accepted Sep 30, 2020 Keywords: Knowledge Anxiety Basic Immunization ABSTRACT Immunization is a way to actively increase a person's immunity against an antigen, so that if one day he is exposed to a similar antigen the disease does not occur. Immunization is important to prevent dangerous diseases. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal knowledge about basic immunization and anxiety in Posyandu, Pasar Baru, Sei Tualang Raso, 2018. The research design used in this study is descriptive correlation which is the research of the relationship between two variables. all mothers who have children under five in Pasar Baru Kelurahan. Sei Tualang Raso. With a population of 36 people. Data analysis using the CSquare Test. Results of the study were conducted to 25 majority of respondents with Less Knowledge as many as 15 people (42%). Frequency of Basic Immunization with Anxiety as many as 21 people (58%). C-Square Test Results Showing a (0.05) obtained X2 = 0.04 p (sig) 0.138 <0.05. Based on the results of this study it can be concluded that there is a Relationship between mother's knowledge about basic immunization with anxiety. So it is suggested to health workers to provide information to the public about basic immunization with anxiety levels. This is an open access article under the CC BY-SAlicense. Corresponding Author: Sumiatik, Program Studi Kebidanan, Universitas Haji Sumatera Utara, Jl. Rumah Sakit Haji, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Email: 1. INTRODUCTION Imunisasi merupakan usaha pemberian kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tersebut (Hidayat, 2012). Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak ia terpajang pada antigen yang serupa tidak terjadi penyakit. Imunisasi penting untuk mencegah penyakit berbahaya, salah satunya adalah Imunisasi DPT (Diptheria, Pertusis, Tetanus). Kebanyakan anak menderita panas setelah mendapat imunisasi DPT, tetapi itu adalah hal yang wajar, namun seringkali ibu-ibu tegang, cemas dan khawatir (Tecyya, 2014). Program imunisasi merupakan sebuah keberhasilan dalam mencegah penyakit infeksi. Hal ini terbukti dari menurunnya kejadian penyakit menular di Amerika Serikat dan negara lain sejak pertengahan abad ke-20. Di Indonesia sejak tahun 1990, cakupan Imunisasi dasar telah mencapai lebih dari 95% (Ranuh, 2010). Di Indonesia terdapat imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah sebagaimana juga yang di wajibkan WHO seperti imunisasi BCG, DPT, Hepatitis, Campak dan Polio. Menurut data yang didapat dari Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Indonesia pada tanggal Journal homepage: http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN 106  e-ISSN:2597-7180 – p-ISSN: 2442-8116 27 Mei 2011 menunjukan angka kecakupan imunisasi ditahun 2010 adalah campak 89,5%, DPT-3 90,4% dan Hepatitis B-3 mencapai 91%. Dari data yang ada, terlihat angka cakupan imunisasi dasar Indonesia sudah cukup tinggi, namun pada beberapa daerah masih ditemukan angka cakupan dibawah Standar Nasional (Depkes RI, 2011). Jumlah kasus cakupan imunisasi DPT/HB1-campak di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 di dapatkan kabupaten ponorogo sebesar 93%. Berdasarkan data P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo pada bulan januari sampai dengan november 2013 jumlah sasaran bayi sebesar 12.383, sedangkan bayi yang berusia dibawah 5 bulan sebesar 1.583. Sedangkan cakupan imunisasi sebesar 90,9% (P2Pl, 2013). Kecemasan adalah menunjukan reaksi terhadap bahaya yang memperingatkan orang “dari dalam “ secara naluri, bahwa ada bahaya dan orang yang bersangkutan mungkin kehilangan kendali dalam situasi tersebut. Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan dan kekuatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tidak mengalami gangguan dalam menilai realitas, kepribadian masih utuh, perilaku dapat terganggu tetapi masih dalam batas-batas normal (Hawari, 2001). Untuk mengatasi masalah kecemasan tersebut, tidur merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting pada pasien postoperasi untuk menurunkan kecemasannya. Proses biokimia dan biofisika tubuh manusia mempunyai irama dengan puncak fungsi atau aktifitas yang terjadi dengan pola yang konsisten dalam siklus sehari–hari. Bila irama ini terganggu seperti gangguan pola tidur pada pasien post operasi dapat mempengaruhi proses biokimia dan proses biofisika yang dapat menyebabkan penyimpangan dari norma kehidupan (Gunawan, 2013). Kecemasan merupakan respon emosional dengan bermacam perasaan tidak menyenangkan yang ditimbulkan oleh hal yang tidak pasti atau objek yang tidak jelas. Respon yang muncul dari kecemasan bermacam-macam, mulai dari cemas kehilangan, ketakutan yang tidak beralasan, hingga perilaku yang berbeda. Perubahan dan tantangan timbul demikian cepat sehingga penyesuaian diri individu lebih sering mengalami ketidak seimbangan yang membuatnya cemas, sedih atau gelisah dan tidak bisa tidur, yang dipicu oleh ketakutan (Stuart & Sundeen, 2008). Dari hasil survey awal yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di kelurahan pasar baru kec. Sei tualang raso pada ibu tentang kunjungan imunisasi balita dengan kecemasan diposyandu. Dari 10 orang ibu terdapat 7 orang ibu yang merasa cemas saat imunisasi di posyandu karena tidak mengerti tentang apa Imunisasi dasar sedangkan 3 orang ibu mengerti tentang imunisasi dasar. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui lebih jauh tentang ”Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Dengan Kecemasan di Posyandu Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso Tahun 2018”. 2. RESEARCH METHOD Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Posyandu Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso. Penelitian dilakukan selama 5 bulan terhitung mulai dari Oktober 2018 sampai Februari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang ada di Kelurahan Pasar Baru Kec. Sei Tualang Raso dengan jumlah populasi 36 orang. Teknik Pengambilan sampel dengan Total sampling. Analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. 3. RESULTS AND ANALYSIS 3.1 Hasil Tabel 1. Distribusi Responden Berdasarkan Karakteristik Data Demografi Di Posyandu Kelurahan Pasar Baru Kec. Sei Tualang Raso Tahu (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN/article/download/447/437
Article home page: https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEBIDANAN/article/view/447/437

Sumiatik, Lolita Nugraeny, Dharmawati. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN KECEMASAN DI POSYANDU KELURAHAN PASAR BARU KECAMATAN SEI TUALANG RASO TAHUN 2019, Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 2020, pp. 105-109,