Kesejahteraan Mahasiswa Pelaku Bisnis Online di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora
DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i1.3061
e-ISSN 2829-2340| p-ISSN 2829-2359
Vol. 3 No. 1 (Maret 2024) 39-46
Submitted: December 28, 2023 | Accepted: January 13, 2024 | Published: March 25, 2024
Kesejahteraan Mahasiswa Pelaku Bisnis Online di Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
1,2*
Rafly1, Randa Putra Kasea Sinaga2*
Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Medan,
Indonesia
Email: , 2*
Abstrak
Salah satu cara mahasiswa mencapai kesejahteraannya, khususnya secara ekonomi adalah dengan
membangun bisnis online. Bisnis online adalah suatu usaha yang dipasarkan melalui internet dengan
berbagai macam cara sehingga dapat menghasilkan uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis bagaimana kesejahteraan mahasiswa pelaku bisnis online di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Sumatera Utara. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menjadi pelaku bisnis
online di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Jenis penelitian ini adalah
kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara serta
sekunder berdasarkan dari dokumen dan materi audio visual kualitatif. Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini adalah mahasiswa mampu memperoleh keuntungan secara ekonomi dengan melakukan
usaha bisnis online. Mereka mampu membayar uang kuliah sendiri dan juga tidak meminta uang saku
kepada orang tua, membantu perekonomian keluarga mereka. Selain itu mahasiswa memperoleh
pendapatan non-moneter seperti menambah wawasan mengenai teknologi digital, pemahaman bisnis, dan
relasi bisnis bagi mereka. Kesimpulan penelitian terpenuhinya pendapatan moneter, hal ini dibuktikan
dengan pernyataan informan yang menyatakan telah mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
mereka setelah menjalankan usaha bisnis online serta terpenuhinya pendapatan non-moneter, setelah
menjalankan bisnis online mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai teknologi digital, pemahaman
bisnis, dan juga relasi yang mampu membantu mengembangkan usaha mereka.
Kata Kunci: Bisnis, Bisnis Online, Mahasiswa, Kesejahteraan
Abstract
One way for students to achieve prosperity, especially economically, is to build an online business. An
online business is a business that is marketed via the internet in various ways so that it can make money.
This study aims to find out and analyze how the welfare of online business students at the Faculty of
Social and Political Sciences, University of North Sumatra, The research subjects were students who
became online business people at the Faculty of Social and Political Sciences, University of North
Sumatra. This type of research is qualitative and uses primary data collection techniques through
observation and interviews as well as secondary data based on qualitative audio-visual documents and
materials. The results obtained from this study show that students are able to gain economic benefits by
doing business online. They are able to pay their own tuition fees and also do not ask their parents for
pocket money, helping their family's economy. In addition, students earn non-monetary income by adding
insight into digital technology, business understanding, and business relations. The conclusion of the
research is the fulfillment of monetary income; this is evidenced by the statements of informants who
stated that they have been able to meet their daily needs after running an online business and fulfilling
non-monetary income. After running an online business, students gain an understanding of digital
technology, business understanding, and also relationships that are able to help develop their business.
Keywords: Business, Online Business, Student, Welfare
Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)
39
Rafly1, Randa Putra Kasea Sinaga2
SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 (2024) 39 – 46
PENDAHULUAN
Penguatan usaha kecil dan sektor informal menjadi salah satu fokus dalam upaya pengentasan
kemiskinan. Adapun dalam pengelolaan, keuangan, dan upaya pengembangan skema bantuan modal
usaha untuk masyarakat yang kurang mampu tapi mempunyai keinginan untuk berkembang dan mencapai
kesejahteraan (Isbandi, 2013). Menurut Suharto (2006) kesejahteraan sosial juga termasuk sebagai suatu
proses atau usaha terencana yang dilakukan oleh perorangan, lembaga-lembaga sosial, masyarakat
maupun badan-badan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan melalui pemberian pelayanan
sosial dan tunjangan sosial. Menurut Kolle (1974; dalam Bintarto, 1989) kesejahteraan dapat diukur dari
beberapa aspek kehidupan antara lain, pertama, dengan melihat kualitas hidup dari segi materi, seperti
kualitas rumah, bahan pangan dan sebagainya. Kedua, dengan melihat kualitas hidup dari segi fisik,
seperti kesehatan tubuh, lingkungan alam, dan sebagainya. Terakhir, dengan melihat kualitas hidup dari
segi mental, seperti fasilitas pendidikan, lingkungan budaya, dan sebagainya.
Badan Pusat Statistik Indonesia (2020) menerangkan bahwa guna melihat tingkat kesejahteraan rumah
tangga suatu wilayah ada beberapa indikator yang dapat dijadikan ukuran, antara lain adalah tingkat
pendapatan keluarga, komposisi pengeluaran rumah tangga dengan membandingkan pengeluaran untuk
pangan dengan non-pangan, tingkat pendidikan keluarga, tingkat kesehatan keluarga, dan kondisi
perumahan serta fasilitas yang dimiliki dalam rumah tangga. Kesejahteraan mahasiswa adalah kondisi
dimana seorang mahasiswa merasa nyaman, sejahtera, dan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal
dalam lingkungan akademik dan non-akademik. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi
kesejahteraan mahasiswa, di antaranya adalah (Holmes, 2017): 1. Faktor Eksternal, seperti kondisi fisik
dan sosial di lingkungan kampus, akses terhadap fasilitas akademik dan non-akademik, serta tingkat
keamanan di kampus. 2. Faktor Internal, seperti kemampuan akademik, kesehatan fisik dan mental, serta
kemampuan untuk mengelola waktu dan mengatasi stress. 3. Faktor Dukungan Sosial, seperti dukungan
dari orang tua, teman, dan dosen, serta kehadiran organisasi mahasiswa yang menyediakan wadah bagi
mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.
Dari situ dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan mahasiswa merupakan faktor penting dalam
memprediksi keberhasilan akademik dan profesional serta keberlangsungan hidup setelah lulus dari
perguruan tinggi. Oleh karena itu, kesejahteraan mahasiswa harus menjadi perhatian utama bagi pihakpihak yang terkait, seperti institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Salah satu cara mahasiswa
mencapai kesejahteraannya, khususnya secara ekonomi adalah dengan membangun bisnis online.
(Nopitasari 2020; dalam Mawar, 2022). Bisnis online adalah suatu usaha yang dipasarkan melalui internet
dengan berbagai macam cara sehingga dapat menghasilkan uang. Di dalam b (...truncated)