DEVELOPING LEARNING DESIGNS TO IMPROVE CREATIVE THINKING ABILITY IN THE EVENT OF THE UPCOMING INDUSTRIAL ERA 4.0

de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, Jan 2020

This research aims to develop high quality learning materials (RPS and RPP) in the event of the upcoming industrial era 4.0, from validity, practicality, and effectivity aspects to improve creative thinking ability. This development research consisted of 10 steps, i.e.: (1) research on previous research findings, (2) literary study, (3) designing and developing research instruments, (4) designing and developing products, (5) internal testing of the design, (6) design revision, (7) building research products, (8) limited testings, (9) product revision, and (10) public testings. This research was performed in STMIK Akakom Yogyakarta. The product of this research was regarded as of high quality if the criteria of validity, practicality, and effectivity are met. The data was collected using questionnaire (validity and practicality) and testing (effectivity). The result shows that in the event of the upcoming industrial era 4.0, the learning materials (RPS and RPP) are of hogh quality from validity, practicality, and effectivity aspects so as to be used to improve 31,7% creative thinking ability.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/52/29

DEVELOPING LEARNING DESIGNS TO IMPROVE CREATIVE THINKING ABILITY IN THE EVENT OF THE UPCOMING INDUSTRIAL ERA 4.0

Ilham R. Arvianto1, Yosef Murya K. Ardhana2 de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 | No. 2 Desember 2019 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM UPAYA MENUJU ERA INDUSTRI 4.0 Ilham Rais Arvianto1, Yosef Murya Kusuma Ardhana2 STMIK AKAKOM Yogyakarta1,2 pos-el : .id1, .id2 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran (RPS dan RPP) yang berkualitas dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif sebagai upaya menuju era industry 4.0. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini terdiri dari 10 langkah, yaitu: (1) penelitian terhadap produk penelitian yang sudah ada, (2) studi literature, (3) perancangan dan pembuatan instrumen penelitian, (4) perancangan pengembangan produk, (5) pengujian internal desain, (6) revisi desain, (7) pembuatan produk penelitian, (8) uji coba terbatas, (9) revisi produk, dan (10) uji coba lapangan umum. Penelitian ini dilakukan di STMIK AKAKOM Yogyakarta. Produk hasil pengembangan dikatakan berkualitas jika memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (data kevalidan dan kepraktisan) dan tes (data kefektifan). Kesimpulan penelitian ini menyebutkan bahwa sebagai upaya menuju revolusi industry 4.0, perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPS dan RPP dinyatakan berkualitas sesuai dengan aspek valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan 31,7% kemampuan berpikir kreatif. Kata kunci : berpikir kreatif, perangkat pembelajaran, industri 4.0 ABSTRACT This research aims to develop high quality learning materials (RPS and RPP) in the event of the upcoming industrial era 4.0, from validity, practicality, and effectivity aspects to improve creative thinking ability. This development research consisted of 10 steps, i.e.: (1) research on previous research findings, (2) literary study, (3) designing and developing research instruments, (4) designing and developing products, (5) internal testing of the design, (6) design revision, (7) building research products, (8) limited testings, (9) product revision, and (10) public testings. This research was performed in STMIK Akakom Yogyakarta. The product of this research was regarded as of high quality if the criteria of validity, practicality, and effectivity are met. The data was collected using questionnaire (validity and practicality) and testing (effectivity). The result shows that in the event of the upcoming industrial era 4.0, the learning materials (RPS and RPP) are of hogh quality from validity, practicality, and effectivity aspects so as to be used to improve 37% creative thinking ability. Keywords : creative thinking, learning materials, industry 4.0 1. PENDAHULUAN Sebentar lagi, Indonesia akan memasuki era industri 4.0. Pada tahun 2014, Kanselir Jerman, Angela Merkel, mendefinisikan Industri 4.0 sebagai transformasi komprehensif dari keseluruhan aspek produksi di industri melalui penggabungan teknologi digital dan internet dengan industri konvensional (Prasetyo & Sutopo, 2017). Revolusi industri ini juga berimbas pada bidang pendidikan. Pada 93 Ilham R. Arvianto1, Yosef Murya K. Ardhana2 revolusi industri 4.0, bidang pendidikan dituntut untuk selalu adaptif dalam menyongsong perubahan. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) yang dikutip dari www.sumberdaya.ristekdikti.go.id menyampaikan bahwa, “Indonesia diperkirakan sebagai negara dengan kesiapan potensi yang tinggi dalam menghadapi revolusi industry 4.0”. Jika ditelaah, pernyataan Menristekdikti mengandung arti bahwa jenjang pendidikan tinggi seharusnya dapat menyikapi hal tersebut dengan positif. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pendidikan tinggi yaitu menjadi pelopor kesiapan jenjang pendidikan yang lain dalam menuju industri 4.0. Salah satu perubahan penting dalam bidang pendidikan, terletak pada proses pembelajarannya. Proses pembelajaran berkaitan erat dengan banyak faktor, salah satunya adalah perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran dapat digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar (Ariyanto, 2011; Astuti, 2009; Tati, Zulkardi, & Hartono, 2009). Perangkat pembelajaran adalah sekumpulan sumber belajar yang digunakan pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran (Ariyanto, 2011). Perangkat pembelajaran dapat berupa silabus/Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar/modul, lembar kerja, dan tes hasil belajar (THB). Perangkat pembelajaran perlu segera disesuaikan dengan kebutuhan zaman, karena posisinya yang vital sebagai landasan pengembangan proses pembelajaran. Dari hasil observasi pendahuluan terkait perangkat pembelajaran di de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 | No. 2 Desember 2019 STMIK AKAKOM Yogyakarta, diperoleh temuan sebgai berikut. (1) Terdapat perangkat pembelajaran RPS yang digunakan, biasanya disebut dengan silabus; (2) RPS yang ada belum disesuaikan dengan kebutuhan pada revolusi industri 4.0; (3) belum ada perangkat pembelajaran RPP yang digunakan oleh dosen; serta (4) penyusunan dan penggunaan RPP kurang familiar untuk kalangan dosen di institusi tersebut, karena sebagian besar dosen berasal dari bidang keahlian non kependidikan. Dari hasil temuan tersebut dapat diamati bahwa masih terdapat perangkat pembelajaran yang belum diarahkan pada revolusi industri 4.0, bahkan terdapat perangkat pembelajaran yang belum ada. Oleh karena itu, perlu disusun dan dikembangkan perangkat pembelajaran, terutama yang berfokus pada kebutuhan industri 4.0. Pengembangan perangkat pembelajaran bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Sebagai contoh, kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual, dan kontruktivisme (Rusiyanti, 2011; Syahbana, 2012). Tidak hanya itu, metakognisi juga dapat ditingkatkan dengan mengembangkan bahan ajar berbasis masalah kontekstual (Amir & Wardana, 2018). Lebih lanjut, higher order thinking skills (HOTS) juga dapat ditingkatkan dengan pengembangan perangkat pembelajaran bercirikan problem-based learning (PBL) (Susanto & Retnawati, 2016). Pengembangan perangkat pembelajaran yang diarahkan pada era industri 4.0 sangatlah penting, 94 Ilham R. Arvianto1, Yosef Murya K. Ardhana2 contohnya yaitu penggabungan model pembelajaran berbasis blended learning dengan industri 4.0 untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Model blended learning yang ditawarkan yaitu penggabungan antara blogging (diary online) dan case-based learning (pembelajaran berbasis kasus) (Ghiffar et al., 2018). Dalam menuju era industri 4.0, kreatifitas memiliki peran yang sangat penting. Oleh karena itu, bidang pendidikan seharusnya dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Menurut Hidayat (2012), berpikir kreatif merupakan salah satu hal yang amat penting dalam masyarakat modern, karena dapat membuat manusia menjadi lebih fleksibel secar (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/52/29
Article home page: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/52/29

Arvianto Ilham Rais. DEVELOPING LEARNING DESIGNS TO IMPROVE CREATIVE THINKING ABILITY IN THE EVENT OF THE UPCOMING INDUSTRIAL ERA 4.0, de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 2020, pp. 93-102,