Pengaruh Islamic Branding, Persepsi Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Wardah pada Remaja Muslimah di Pekanbaru
Vol. 2, No. 2 (Jun, 2024)
Page 203-213
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.12787156
Pengaruh Islamic Branding, Persepsi Harga dan Kualitas Produk
Terhadap Keputusan Pembelian Kosmetik Wardah pada Remaja
Muslimah di Pekanbaru
Fitriani
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia
*Email :
ARTICLE INFO :
Keywords :
Islamic Branding;
Price Perception;
Product Quality;
Purchase Decision;
Wardah Cosmetics
--------------------------Article History :
Received :2024-03-20
Revised : 2024-05-10
Accepted :2024-06-26
Online :2024-06-27
ABSTRACT
The purpose of this study is to determine the influence of Islamic
branding, price perception and product quality on the decision to
purchase wardah cosmetics. To obtain data from these variables, it
was taken from the results of the research in the form of distributing
questionnaires to respondents spread across Pekanbaru. The subjects
of this study are Muslim women, as many as 100. Meanwhile, sampling
was used using the taro yamane formula. The data collection method
uses observation, interview, questionnaire and documentation
methods. Data analysis uses multiple regression analysis. From the
results of the study using the determination coefficient test (R2), the
results of 92.5% Islamic branding were obtained, the perception of
price and product quality together affected the decision to purchase
wardah cosmetics, while the remaining 7.5% influenced by other
variables that were not studied in this study. From the results of the
multiple linear regression test, the results of the study were obtained Y
= -3.037 + 0.006 X1 + 0.150 X2 + 0.615 X3 + e, based on the results of
the t test (partial) for the Islamic branding variable obtained a sig level
of 0.312, then Ho was accepted and H1 was rejected so that it can be
concluded that Islamic branding has no effect on the purchase decision,
The price perception variable was obtained at a sig level of 0.001 <
0.05, then Ho was rejected and H1 was accepted, so it can be
concluded that price perception has a positive and significant effect on
the decision to purchase Wardah cosmetics, the product quality
variable is obtained at a sig level of 0.001 < 0.05, then Ho is rejected
and Ha is accepted, so it can be concluded that product quality has a
positive and significant effect on the decision to purchase Wardah
cosmetics. And from the f-test (simultaneous) obtained a sig level of
0.001 < 0.05 so it can be concluded that Islamic branding, price
perception and product quality simultaneously have an influence on
the decision to buy wardah cosmetics in Muslim women in Pekanbaru.
PENDAHULUAN
Indonesia dengan potensi jumlah penduduk muslim yang besar diperkirakan akan menjadi negara
dengan ekonomi halal terkuat di dunia, jika hal tersebut diikuti dengan upaya mengoptimalkan usahanya
pengembangan industri halal. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, secara otomatis
berkontribusi pada kemampuan belanja produk halal (Sukoso, 2020). Dalam rangka mendukung implementasi
203
This is an open access article under the CC BY- SA license.
Corresponding Author : Fitriani
Vol. 2, No. 2 (Jun, 2024)
Page 203-213
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.12787156
pengembangan sektor halal, pemerintah telah menerbitkan PP No. 39 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan
jaminan produk halal (bpk.go.id).
Berbagai macam jenis dan merek produk tersebar untuk memenuhi kebutuhan manusia yang semakin
beragam. Bukan hanya kebutuhan primer saja namun juga kebutuhan sekunder dan tersier-pun semakin
meningkat. Salah satunya adalah kebutuhan untuk tampil cantik yaitu dengan menggunkan produk kosmetik
yang digunakan oleh para wanita. Berbagai macam produk kosmetik bersaing dipasaran. Hal ini menjadi
perhatian yang sangat penting bagi perusahaan untuk menjadikan merek produknya unggul dipasaran.
Salah satu pertimbangan yang dijadikan konsumen dalam pengambilan keputusan untuk membeli
barang adalah merk (brand) suatu produkKosmetik Wardah merupakan salah satu merek kosmetik yang paling
diburu oleh kaum hawa. Pasalanya dengan formula produk yang aman, harga terjangkau dan dengan label
halal-nya menjadikan Wardah sebagai merek kosmetik yang menginspirasi kecantikan semua wanita.
Keputusan pembelian konsumen sendiri merupakan sebuah tindakan dilakukan konsumen untuk
membeli suatu produk. Setiap produsen pasti menjalankan berbagai strategi agar konsumen memutuskan
untuk membeli produknya. Saat akan membeli suatu produk, konsumen memiliki minat beli terhadap produk
tersebut. Seperti keputusan pembelian suatu produk kosmetik, motivasi konsumen untuk memutuskan
pembelian produk kosmetik adalah untuk menunjang penampilan agar tampil cantik dan menawan. Para
wanita menganggap bahwa menggunakan produk kosmetik dapat membuat mereka percaya diri untuk tampil
cantik.
Dalam observasi awal yang penulis lakukan di bulan Mei tahun 2024 di Pekanbaru, diperoleh hasil
amatan bahwa sebagian besar dari konsumen wardah ketika memutuskan mimilih produk masih kurang
memerhatikan kehalalan produk karena adanya prinsip asalkan mempunyai kosmetik saja tanpa
memerhatikan kehalalannya. Kosmetik wardah juga bukan diminati oleh orang muslim saja, akan tetapi juga
diminati oleh non-muslim. Saat mengambil keputusan pembelian kosmetik, ada beberapa faktor yang
mempengaruhi konsumen dalam memutuskan pembelian salah satunya yaitu adanya diskon di setiap
pembelian produk wardah. Dan kualitas yang ditawarkan memiliki banyak varian yang sesuai dengan
kebutuhan konsumen.
KAJIAN LITERATUR
A. Islamic Branding
Pengertian Pemunculan istilah Islamic branding dewasa ini adalah salah satu strategi pemasaran dalam
menentukan segmentasi pasar yang sangat potensial dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam bidang produk
maupun jasa. Menurut Ogilvynoor dalam tulisannya yang berjudul “What is Islamic branding and why is it
significant?”, menjelaskan bahwa Islamic branding merupakan merek yang sesuai dengan prinsip syariah, yang
mewujudkan nilai-nilai seperti kejujuran, menghormati akuntabilitas, dan pemahaman inti prinsip syariah
untuk menarik konsumen Muslim. Menurutnya praktek Islamic branding ini merupakan suatu konsep yang
relatif baru (Anggie Lie Andini dan Popy Rufaidah et al, 2017).
B. Persepsi Harga
Menurut Etta Mamang Sangadji dan Sopiah, Persepsi adalah proses individu untuk mendapatkan,
mengorganisasi, mengolah, dan menginterpretasikan informasi (Etta Mamang Sangadji dan Sopiah et al, 2013).
Persepsi adalah proses dimana seseorang mengorganisasikan dan menginterpretasikan kesan sensorik untuk
memberi arti pada lingkungannya. Oleh karena itu maka dapat terjadi interpretasi yang berbeda terhadap
obyek yang sama. Schiffin dan kanuk menyebutkan, persepsi digambarkan sebagai proses dimana individu
seseorang menyeleksi, mengorganisasi dan menerjemahkan stimulasi menjadi sebuah arti yang koheren
dengan semua kejadian di dunia. Deliyanti Oentoro mengemukakan bahwa harga (price) adalah suatu nilai
tukar yang bisa di sampaikan dengan uang atau barang lain untuk man (...truncated)