ANALISIS NOVEL REFRAIN KARYA WINNA EFENDI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, May 2023

This research is a qualitative descriptive study that aims to determine the objective structure and aspects of literary psychology in Winna Efendi's Refrain novel. Data collection was carried out by observing and noting method. The data in this study were processed using content analysis, which is a research technique for objectively, systematically and quantitatively describing the contents of visible communications (manifest). The results of the analysis show that there is an objective structure in the novel Refrain by Winna Efendi in the form of a theme in this novel, namely friendship. The characters in this novel are Nata, Niki, Annalize, Oliver, Helena, Vidia Rossa, Danny, Klaudia, Mama Niki and Vanya. The flow used is the reverse flow. The setting of the place is in the garden next to Nata and Niki's house, Niki's house, school and Nata's house. The time setting is several months ago and night. The atmosphere is happy and empty. The point of view is third person. The message is that true friendship is friendship based on mutual trust, sincerity, and always forgives. There are aspects of literary psychology in the novel Refrain in the form of id, ego and superego. The psychological aspect of literature in Winna Efendi's novel Refrain is that there is an id which is based on the needs and desires of the characters in the novel and they want these needs and desires to be fulfilled on the basis of self-satisfaction. Besides that, there is also an ego, namely the personality of the soul of the characters in Refrain novel, which arises due to environmental factors and relationships with the outside world. The superego in the novel is when the characters realize that their wants and needs do not have to be fulfilled because the characters understand the existence of values and rules that exist within humans.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/6365/4852

ANALISIS NOVEL REFRAIN KARYA WINNA EFENDI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 6 No. 1 Maret 2023 ANALISIS NOVEL REFRAIN KARYA WINNA EFENDI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA Sartika Anjelita1), AA Rai Laksmi2), I Komang Widana Putra3) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar Email: [email protected]) .id2) .id3) Abstract This research is a qualitative descriptive study that aims to determine the objective structure and aspects of literary psychology in Winna Efendi's Refrain novel. Data collection was carried out by observing and noting method. The data in this study were processed using content analysis, which is a research technique for objectively, systematically and quantitatively describing the contents of visible communications (manifest). The results of the analysis show that there is an objective structure in the novel Refrain by Winna Efendi in the form of a theme in this novel, namely friendship. The characters in this novel are Nata, Niki, Annalize, Oliver, Helena, Vidia Rossa, Danny, Klaudia, Mama Niki and Vanya. The flow used is the reverse flow. The setting of the place is in the garden next to Nata and Niki's house, Niki's house, school and Nata's house. The time setting is several months ago and night. The atmosphere is happy and empty. The point of view is third person. The message is that true friendship is friendship based on mutual trust, sincerity, and always forgives. There are aspects of literary psychology in the novel Refrain in the form of id, ego and superego. The psychological aspect of literature in Winna Efendi's novel Refrain is that there is an id which is based on the needs and desires of the characters in the novel and they want these needs and desires to be fulfilled on the basis of self-satisfaction. Besides that, there is also an ego, namely the personality of the soul of the characters in Refrain novel, which arises due to environmental factors and relationships with the outside world. The superego in the novel is when the characters realize that their wants and needs do not have to be fulfilled because the characters understand the existence of values and rules that exist within humans. Keywords: Novel, objective structure, aspects of literary psychology. 83 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 6 No. 1 Maret 2023 Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui struktur objektif dan aspek psikologi sastra pada novel Refrain karya Winna Efendi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat. Data dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis isi (content analysis), yaitu teknik penelitian untuk mendeskripsikan secara objektif, sistematis dan kuantitatif isi komunikasi yang tampak (manifest). Hasil analisis menunjukkan terdapat struktur objektif dalam novel Refrain karya Winna Efendi berupa tema dalam novel ini yaitu persahabatan. Tokoh dalam novel ini yaitu Nata, Niki, Annalise, Oliver, Helena, Vidia Rossa, Danny, Klaudia, Mama Niki dan Vanya. Alur yang digunakan yaitu alur mundur. Latar tempat yaitu di taman sebelah rumah Nata dan Niki, rumah Niki, sekolah dan rumah Nata. Latar waktu yaitu beberapa bulan yang lalu dan malam. Latar suasana yaitu bahagia dan hampa. Sudut pandang yaitu orang ketiga. Gaya bahasa yang digunakan yaitu personifikasi. Amanatnya adalah Persahabatan yang sejati adalah persahabatan yang dilandasi rasa saling percaya, tulus, dan selalu memaafkan. Terdapat aspek psikologi sastra dalam novel Refrain yang berupa id, ego dan superego. Aspek psikologi sastra yang ada pada novel Refrain karya Winna Efendi ini yaitu adanya id yang didasarkan oleh kebutuhan dan keinginan dari tokoh- tokoh yang ada dalam novel tersebut dan mereka ingin kebutuhan dan keinginan itu harus dipenuhi atas dasar kepuasan diri. Selain itu juga terdapat ego yaitu keribadian jiwa dari tokoh- tokoh dalam novel Refrain ini muncul karena adanya faktor lingkungan maupun hubungan dengan dunia luar. Superego yang terdapat dalam novel tersebut ketika tokoh- tokoh menyadari bahwa keinginan dan kebutuhan tidak harus dipenuhi karena para tokoh tersebut mengerti dengan adanya nilai dan aturan yang terdapat di dalam diri manusia. Kata Kunci: novel, struktur objektif, aspek psikologi sastra PENDAHULUAN Sumardjo & Saini (1997: 3-4) menyatakan bahwa sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Sehingga sastra memiliki unsur-unsur berupa pikiran, pengalaman, ide, perasaan, semangat, kepercayaan (keyakinan), ekspresi atau ungkapan, bentuk dan bahasa. Hal ini dikuatkan oleh pendapat Saryono (2009: 18) bahwa sastra juga mempunyai kemampuan untuk merekam semua pengalaman yang empiris-natural maupun pengalaman yang nonempirissupernatural, dengan kata lain sastra 84 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 6 No. 1 Maret 2023 mampu menjadi saksi dan pengomentar kehidupan manusia. yang memakai mediumnya. bahasa sebagai Menurut pandangan Sugihastuti (2007: 81-82) karya sastra merupakan media yang digunakan oleh pengarang untuk menyampaikan gagasan-gagasan dan pengalamannya. Peran karya sastra sebagai media untuk menghubungkan pikiran-pikiran pengarang untuk disampaikan kepada pembaca. Selain itu, karya sastra juga dapat merefleksikan pandangan pengarang terhadap berbagai masalah yang diamati di lingkungannya. Seorang penulis mampu mengekspresikan dirinya dalam bentuk tulisan yang dapat leluasa dalam berimajinasi, menuangkan ide-ide dan menyampaikan makna yang tersirat maupun tersurat kepada pembaca pada sebuah karya sastra. Biasanya, kehidupan nyata ataupun rekayasa yang biasa terjadi dalam masyarakat dikisahkan melalui karya sastra dalam berbagai bentuk seperti puisi, prosa dan drama yang dapat mendorong pembaca untuk berpikir kritis serta lebih peka dalam memerhatikan lingkungan sekitar yang biasanya berbaur dengan isu politik, sosial dan budaya. Karya sastra merupakan peristiwa sosial Sebuah karya sastra merupakan proses kreatif seorang pengarang terhadap realitas kehidupan sosial pengarangnya. Suatu karya sastra dapat dikatakan baik apabila karya sastra tersebut dapat mencerminkan zaman serta situasi dan kondisi yang berlaku dalam masyarakatnya. Sumardjo dan Saini K. M. (1991:9) mengatakan bahwa karya sastra yang baik juga biasanya memiliki sifat-sifat yang abadi dengan memuat kebenarankebenaran hakiki yang selalu ada selama manusia masih ada. Salah satu bentuk karya sastra adalah novel. Menurut Depdikbud (2005: 788) novel dimaknai sebagai karangan prosa yang kurang lebih menceritakan kehidupan seseorang dan orang- orang disekeliling kita. Kemudian dituliskan dalam sebuah prosa dengan m (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/6365/4852
Article home page: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/view/6365/4852

Sartika Anjelita, Laksmi A.A. Rai, Putra I Komang Widana. ANALISIS NOVEL REFRAIN KARYA WINNA EFENDI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2023, pp. 83-91,