Komunikasi Politik: Strategi Kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Tegal dalam Pemilihan Legislatif Tahun 2024
Jurnal Agregasi : Jurnal Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi
Volume 12– Nomor 2, November 2024, (Hlm 138-153)
DOI 10.34010/agregasi.v12i2.14175
Available online at: https://ojs.unikom.ac.id/index.php/agregasi
Strategi Komunikasi Politik Kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa
Kabupaten Tegal dalam Pemilihan Legislatif Tahun 2024
Rudi Gunawan1) *, Sri Sutjiatmi2), Akhmad Habibullah3)
1 23Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pancasakti Tegal Jalan Halmahera No.KM. 01,
Mintaragen Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121, Indonesia.
* Korespondensi Penulis. E-mail: , Telp: +6285875245486
Abstrak
Komunikasi politik memegang peranan penting dalam kontestasi politik. Partai politik
harus memaksimalkan strategi politiknya melalui mesin partai yang dijalankan oleh partai politik.
PKB merupakan partai petahana yang mempunyai strategi politik mempertahankan kursi
terbanyak. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi keberhasilan partai PKB dalam
mempertahankan mayoritas kursi legislatif selama tiga periode pemilu. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan Pengumpulan data dilakukan melalui metode
wawancara dengan anggota DPRD PKB, pimpinan partai kebangkitan bangsa Kabupaten Tegal,
serta telaah literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi komunikasi politik yang
digunakan partai PKB sejalan dengan model komunikasi Philih Lesly, ditandai dengan kegiatan
organisasi yang terarah dan masyarakat menjadi sasaran utama kegiatan. Implikasi dari
penelitian ini ialah dapat memperkaya kajian teori dalam bidang ilmu politik, khususnya yang
terkait dengan strategi kampanye dan komunikasi politik. Dengan memahami mekanisme di balik
strategi pemenangan partai politik, dapat memberikan landasan teori yang dapat dikembangkan
untuk memahami dinamika politik dalam konteks yang berbeda.
Kata kunci: Komunikasi Politik, Model Perencanaan Komunikasi, NU, PKB, Strategi
Kemenangan.
Abstract
Political communication plays an important role in political contestation. Political parties
must maximize their political strategies through party machines run by political parties. PKB is the
incumbent party which has a political strategy of retaining the most seats. The aim of this research
is to explore the success of the PKB party in maintaining the majority of legislative seats during three
election periods. This research uses a qualitative approach with data collection carried out through
interviews with members of the PKB DPRD, leaders of the Tegal Regency National Awakening Party,
as well as literature review. The research results reveal that the political communication strategy
used by the PKB party is in line with Philih Lesly's communication model, characterized by directed
organizational activities and the community being the main target of the activities. The implication
of this research is that it can enrich theoretical studies in the field of political science, especially those
related to campaign strategy and political communication. By understanding the mechanisms
behind political parties' winning strategies, it can provide a theoretical basis that can be developed
to understand political dynamics in different contexts.
Keywords: Communication Planning Model, NU, PKB, Political Communication, Winning
Strategy.
Copyright © 2024, Jurnal Agregasi, ISSN: 2337-5299 (Print), ISSN: 2579-3047 (Online) | 138
Jurnal Agregasi : Jurnal Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi
Volume 12– Nomor 2, November 2024, (Hlm 138-153)
DOI 10.34010/agregasi.v12i2.14175
Available online at: https://ojs.unikom.ac.id/index.php/agregasi
PENDAHULUAN
Konstruksi demokrasi di dalam
sistem politik Indonesia saat ini masih
menggunakan
sistem
perwakilan.
Penulis juga menilai bahwa reformasi
pasca Orde Baru telah menghidupkan
kembali demokrasi di Indonesia. Pada
periode ini, pertumbuhan partai politik
menjadi hal yang tidak bisa dihindari.
Oleh
karenanya,
Partai
politik
merupakan pilar penting demokrasi di
negara modern (Nurussa’adah, 2018).
Partai politik merupakan bagian dari
lembaga penyalur kepentingan rakyat
dan penguasa yang berfungsi sebagai
komunikasi dua arah (E. Nur, 2019). Jika
berfungsi dengan baik, partai politik
dapat melakukan sosialisasi, partisipasi,
komunikasi politik, artikulasi, dan
agregasi
kepentingan,
serta
pengambilan kebijakan yang efektif,
untuk
mewujudkan
pembangunan
politik yang diharapkan. Berdasarkan
peran strategis tersebut, partai politik
yang efektif, transparan, dan akuntabel
sangat penting dalam mewujudkan
demokrasi yang berkualitas dan
berkelanjutan di Indonesia (Ristyawati,
2019). Partai Politik sangat penting bagi
keberlanjutan kehidupan demokrasi di
Indonesia karena memiliki peran yang
strategis baik dalam penguatan kultural
di masyarakat namun juga secara
struktural pada pelaksanaan seleksi
kepemimpinan nasional
Komunikasi merupakan hal yang
sangat penting dalam ranah komunikasi
politik. Komunikasi politik merupakan
suatu bentuk interaksi yang dipolitisasi
oleh aktor politik untuk menarik
perhatian penerima pesan politik.
Komunikasi
politik
dapat
pula
dijabarkan sebagai suatu bentuk
komunikasi yang memiliki tujuan untuk
mencapai pengaruh tertentu di dalam
suatu sistem politik.
Komunikasi politik bertujuan
untuk menggalang simpati masyarakat
untuk meningkatkan partisipasi politik
khususnya menjelang masa pemilihan
umum. Komunikasi politik saat ini
menghadapi tantangan besar selama
satu dekade terakhir, terutama dalam
mengatasi semakin jauhnya hubungan
antara masyarakat dan aktor politik
terpilih (Triwicaksono & Nugroho, 2021).
Ketika kampanye politik dimaknai
sebagai kegiatan membujuk pemilih
untuk meningkatkan elektabilitas dan
popularitas, maka kandidat perlu
memiliki strategi dan perencanaan yang
matang.
Strategi
komunikasi
politik
berkaitan dengan bagaimana proses
komunikasi partai politik untuk
memenangkan pertarungan politik
dalam perebutan kekuasaan dan
pengaruh yang dominan di tengahtengah masyarakat(Adnan & Mona,
2022). Penulis berpendapat bahwa
strategi komunikasi politik merupakan
bagian dari perencanaan yang di
dalamnya terdiri dari metode, teknik dan
pola hubungan fungsional antar unsur
dan faktor proses komunikasi guna
mencapai tujuan dan sasaran yang ingin
dicapai (Nur, 2022). Oleh karena
demikian, penulis berperspektif bahwa
strategi dalam pemilu legislatif memiliki
Copyright © 2024, Jurnal Agregasi, ISSN: 2337-5299 (Print), ISSN: 2579-3047 (Online) | 139
Jurnal Agregasi : Jurnal Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi
Volume 12– Nomor 2, November 2024, (Hlm 138-153)
DOI 10.34010/agregasi.v12i2.14175
Available online at: https://ojs.unikom.ac.id/index.php/agregasi
perencanaan matang yang disusun dan
dilaksanakan oleh tim kampanye untuk
mencapai kemenangan dimana tujuan
utamanya
adalah
mendapatkan
dukungan pemilih terhadap partai
politik.
Komunikasi politik yang dilakukan
oleh partai politik berbasis Islam,
khususnya PKB yang berafiliasi dengan
kelompok NU, mulai terlihat pada
periode 1952-1967 yang merupakan
masa paling aktif NU dalam ber (...truncated)