Analisis Nilai-Nilai Moral Dalam Buku Mahir Berbahasa Indonesia Smp Kelas Ix Terbitan Erlangga
Jurnal Ilmu Sosial, HumanioradanSeni (JISHS)
Vol. 4 No. 4 Januari-Februari 2026 Hal. 466-474
https://doi.org/10.62379/jishs.v4i4.4333
ISSN :2963-5802
Analisis Nilai-Nilai Moral Dalam Buku Mahir Berbahasa Indonesia
Smp Kelas Ix Terbitan Erlangga
Nur Fatihan Azzahraa, Azisb, Andi Sahtiani Jahric
a
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Sastra, Universitas Negeri Makassar
b
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Sastra, Universitas Negeri Makassar
c
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Sastra, Universitas Negeri Makassar
Abstract
This study aims to analyze the moral values contained in the book "Mahir Berbahasa Indonesia" for Junior High School
Grade IX published by Erlangga and to analyze the extent to which the moral values in the book support the character
formation of students in accordance with the goals of national education. The method used in this study is a type of
qualitative research with the content analysis method, which involves identifying and grouping moral values contained
in various types of learning texts. The results of the study show that the book contains moral values such as responsibility,
hard work, empathy, solidarity, honesty, discipline, compliance with norms and laws, concern for the environment, selfconfidence, and politeness. These values are presented in a context that is relevant to students' daily lives, making it
easier for them to internalize and apply them in life. This study concludes that the book "Mahir Berbahasa Indonesia"
for Junior High School Grade IX not only functions as a source of academic material, but also as an effective instrument
in the character formation of students, supporting the goals of national education to create a generation of integrity and
responsibility.
Keywords: Moral Values, Character Development, Education, Textbooks.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam buku "Mahir Bahasa Indonesia" untuk
SMP Kelas IX terbitan Erlangga dan menganalisis sejauh mana nilai-nilai moral dalam buku tersebut mendukung
pembentukan karakter siswa sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis isi, yang melibatkan identifikasi dan pengelompokan nilai-nilai moral yang
terkandung dalam berbagai jenis teks pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut memuat nilai-nilai
moral seperti tanggung jawab, kerja keras, empati, solidaritas, kejujuran, disiplin, kepatuhan terhadap norma dan hukum,
kepedulian terhadap lingkungan, kepercayaan diri, dan kesopanan. Nilai-nilai tersebut disajikan dalam konteks yang relevan
dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga memudahkan mereka untuk menginternalisasi dan menerapkannya dalam
kehidupan. Studi ini menyimpulkan bahwa buku "Mahir Bahasa Indonesia" untuk Sekolah Menengah Pertama kelas IX tidak
hanya berfungsi sebagai sumber materi akademik, tetapi juga sebagai instrumen yang efektif dalam pembentukan karakter
siswa, mendukung tujuan pendidikan nasional untuk menciptakan generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Kata kunci: Nilai Moral, Pengembangan Karakter, Pendidikan, Buku Teks.
This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license
PENDAHULUAN
Pendidikan berperan penting dalam membentuk individu yang berkarakter dan bermoral, sebagaimana
ditegaskan oleh Darma (2020) menyatakan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa,
membangun kepribadian, dan mewujudkan peradaban yang bermartabat. Selain sebagai sarana pencerdasan
intelektual, pendidikan juga mengembangkan karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang beriman,
berakhlak mulia, sehat, mandiri, dan bertanggung jawab, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila (Aditya, 2022).
Namun, menurut Nurhuda (2022), upaya menanamkan nilai-nilai moral di lembaga pendidikan menghadapi
tantangan besar, terlihat dari meningkatnya fenomena negatif seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan
perilaku intoleran di kalangan pelajar.
Di era Revolusi Industri 4.0, persoalan moral semakin kompleks akibat maraknya plagiarisme digital,
perundungan siber, serta ketergantungan pada gawai yang melemahkan interaksi sosial. (Hariyanto et al., 2021).
Darma (2020) menyatakan bahwa pendidikan karakter mengajarkan nilai-nilai luhur yang mencakup aspek
pengetahuan, sikap batin, dan perilaku nyata dalam hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Oleh sebab itu, pendidikan karakter menjadi pondasi utama dalam proses pembelajaran di sekolah. Suyitno et al.
(2022) menunjukkan bahwa penggunaan buku teks sebagai media internalisasi nilai moral mampu meningkatkan
empati siswa. Hal ini selaras dengan pandangan Vygotsky dalam teori konstruktivisme, yang menyatakan bahwa
media pembelajaran berfungsi sebagai alat penting dalam membentuk karakter siswa (Widodo, 2019). Di tengah
JurnalIlmuSosial, HumanioradanSeni (JISHS) Vol.04 No. 04 Januari-Februari 2026
466
Jurnal Ilmu Sosial, HumanioradanSeni (JISHS)
Vol. 4 No. 4 Januari-Februari 2026 Hal. 466-474
https://doi.org/10.62379/jishs.v4i4.4333
ISSN :2963-5802
berbagai tantangan moral, munculnya perilaku negatif seperti berbohong, berkata kasar, dan hilangnya empati
menjadi tanda lemahnya pendidikan nilai, yang semestinya mampu menginternalisasi prinsip-prinsip etika serta
norma sosial (Fatiha & Nuwa, 2020).
Buku teks sebagai sumber belajar memiliki peran strategis dalam menyampaikan materi yang sesuai
perkembangan peserta didik serta menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral (Arraman &
Hazmi, 2018). Studi meta-analisis oleh Maulana (2023) terhadap 50 buku teks Asia Tenggara mengungkapkan
bahwa buku Bahasa Indonesia paling kaya dalam menyajikan nilai moral, namun masih kurang dalam aspek
representasi multikultural. Hal ini menunjukkan pentingnya analisis moral dalam konteks keberagaman budaya
Indonesia. Nurgiyantoro (2020) juga menyatakan bahwa buku teks tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi
juga menyediakan alat bantu pembelajaran yang mampu memengaruhi pola pikir dan kepribadian siswa. Dalam
konteks ini, bacaan yang mengandung pesan moral dapat memberikan dampak psikologis yang kuat terhadap
karakter pembaca (Anggraini & Janattaka, 2020).
Salah satu buku teks yang menarik untuk dikaji adalah Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP Kelas
IX terbitan Erlangga, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa tetapi juga memuat nilai-nilai
seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan toleransi melalui cerita, konflik, dan penyelesaian. Penelitian
sebelumnya oleh Wulandari dan Kamaruddin (2019) mengungkapkan bahwa buku Bahasa Indonesia kelas
VII terbitan Erlangga memuat nilai religiusitas, kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan, namun
belum mengulas secara mendalam aspek keberagaman budaya atau profil Pelajar Pancasila sesuai Kurikulum
Merdeka (...truncated)