KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19
ISSN 2541-3252
Vol. 7, No.1, Mar. 2022
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM
PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19
Eko Muharudin1, Badarudin2, Eko Sri Israhayu3
1Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
2Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
3
Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar
(SD) dalam pembelajaran oneline (daring) di masa pandemi Covid-19 dengan guru. Metode
yangdigunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD dan
guru kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran
oneline (daring) siswa kelas 4 SD Laboratorium UMP dengan guru terdapat pematuhan
tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 6 maksim dan pelanggaran tuturan prinsip
kesantunan Geoffrey Leech dengan 4 maksim. Dalam pembelajaran oneline, siswa
menunjukkan kesantunan dengan guru. Namun, masih terdapat ketidaksantunan siswa dalam
berkomunikasi dengan guru. Hal ini disebabkan oleh penggunaan media (platform) baru
dalam pembelajaran sehingga siswa tidak menyimak dan memperhatikan pelajaran sehingga
siswa kurang memperhatikan kesantunan berbicara dengan guru dan teman.
Kata Kunci: kesantunan berbahasa, bahasa Indonesia, siswa SD, pembelajaran daring (online),
pandemi Covid-19
How to Cite : Muharudin, E., Badarudin, & Eko Sri Israhayu. (2022). KESANTUNAN BERBAHASA
INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA
PANDEMI COVID-19. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia , 7(1), 230-243.
https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210
DOI : https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210
pendidikan, khususnya bagi peserta didik dan
guru. Dampak yang dirasakan oleh peserta
PENDAHULUAN
Dunia saat ini sedang diterpa pandemi
Covid-19.
sangat
pelayanan di lembaga pendidikan, seperti
berdampak pada hampir semua bidang
sekolah formal di semua jenjang, sekolah
kehidupan seperti ekonomi, kesehatan, sosial,
nonformal, sampai perguruan tinggi. Dengan
dan pendidikan. Di bidang pendidikan, hak-
kondisi
hak dan masa depan pendidikan peserta didik
kebijakan
sangat terancam. Covid-19 memberikan
berbasis
dampak yang luar biasa dalam bidang
pembelajaran
230
Pandemi
Covid-19
didik adalah perubahan penyelenggaraan
ini,
pemerintah
dalam
kelas
metode
(tatap
daring
mengeluarkan
pembelajaran
muka)
menjadi
(online).
Metode
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN 2541-3252
Vol. 7, No. 1, Mar. 2022
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
pembelajaran daring dianggap lebih aman
Perkembangan
untuk mengurangi laju penyebaran Covid-19
perubahan terhadap pelaksanaan pengajaran
di tengah masyarakat.
dan pembelajaran (Kengwee & Georgina,
Dalam bahasa Indonesia, kata oneline
diterjemahkan
menjadi
menyebabkan
2012). Teknologi informasi dapat diterima
Daring
sebagai media dalam melakukan proses
merupakan akronim dalam jaringan. Kata
pendidikan, temasuk membantu kegiatan
daring
yang juga melibatkan pencarian referensi dan
sangat
daring.
teknologi
populer
saat
ini
untuk
menggambarkan kegiatan saling bertukar
informasi
informasi dengan media yang terhubung via
Teknologi informasi dan komunikasi dalam
jaringan
daring
pembelajaran daring dapat berupa Zoom,
interaksi
Whatsapps, Google Class Rooms dan Google
menggunakan
Meet. Selain itu, terdapat platform yang
komputer dan akses internet (Dewi, 2020).
menyediakan jasa edukasi, seperti Rumah
Pembelajaran
Belajar dari Kemendikbud, ruang guru,
internet.
merupakan
Pembelajaran
suatu
pembelajaran
proses
dengan
daring
merupakan
suatu
penerapan dari proses belajar mengajar
dengan
saling
menggunakan
bertukar
jaringan
&
Hamid,
2013).
zenius, sekolahmu, kelas pintar dll.
informasi
internet
(Wekke
Pembelajaran oneline merupakan satu-
untuk
satunya metode yang bisa diterapkan oleh
mendapatkan target yang lebih luas (Bilfaqih
guru dalam penyampaian materi kepada siswa
& Qomarudin, 2015). Dengan pemanfaatan
di
perkembangan
dan
berdasarkan fakta, peralihan pembelajaran
komunikasi, sistem pembelajaran secara
dari yang semula tatap muka menjadi
daring dinilai menjadi alternatif yang paling
pembelajaran oneline memunculkan
teknologi
memungkinkan
saat
informasi
darurat
pandemi.
Namun,
untuk
banyak hambatan bagi guru dan siswa
keberlangsungan pembelajaran dengan tetap
(Rigianti, 2020). Hal ini terjadi karena situasi
menjaga jarak demi
mencegah
yang mendadak tanpa adanya persiapan
penyebaran virus corona dan mematuhi aturan
sebelumnya. Salah satu hambatan tersebut
untuk tidak berkumpul (berkerumun) di satu
adalah
tempat.
Keterbatasan
Pembelajaran
ini
masa
daring
ini
menggunakan basis teknologi dan informasi.
Perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi memiliki pengaruh positif dalam
proses
belajar
mengajar
di
sekolah.
keterbatasan
mempengaruhi
dalam
komunikasi
kesantunan
komunikasi.
ini
dapat
dalam
berkomunikasi di media daring (online).
Santun
bukan
hanya
sekadar
diperlihatkan dengan tingkah laku, namun
231
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN 2541-3252
Vol. 7, No.1, Mar. 2022
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
santun harus juga harus disesuaikan dengan
sopan, santun, sistematis, teratur, jelas dan
tutur
Kesantunan
lugas mencerminkan penuturnya berbudi.
merupakan aturan perilaku yang ditetapkan
Sebaliknya melalui penggunaan bahasa yang
dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat
kasar,
tertentu
sekaligus
menunjukkan pribadi yang tidak berbudi.
menjadi prasyarat yang disepakati oleh
Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang
perilaku sosial (Yule, 1996). Kesantunan
tepat dan sesuai aturan menjadikan bahasa
berbahasa
sebagai
bahasa
yang
sehingga
baik.
kesantunan
merupakan
etika
dalam
bersosialisasi dengan masyarakat atau di
tidak
sopan
alat
yang
dan
tidak
efektif
santun
dalam
menyampaikan kehendak, dan perasaan.
mana seseorang berada dengan penggunaan
Dalam pembelajaran daring, siswa SD
bahasa dan pemilihan pemilihan diksi yang
berkomunikasi dengan guru menggunakan
baik serta memperhatikan dengan siapa dia
bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran daring
berbicara.
terkadang
Selain
sebagai
alat
komunikasi
terjadi
dinamika
kesantunan
di
berbahasa. Dinamika kesantunan berbahasa
lingkungan sosial, bahasa juga sebagai alat
dapat dicermati dalam tuturan. Tuturan
untuk belajar di lingkungan sekolah. Di
merupakan tindakan sosial (Rosita, 2016).
lingkungan sekolah, penggunaan bahasa
Hal ini berarti sebagai salah satu tindakan
seharusnya memperhatikan etika berbicara
sosial, percakapan tidak hanya menghasilkan
dengan dengan seseorang (...truncated)