KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19

Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, Mar 2022

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar (SD) dalam pembelajaran oneline (daring) di masa pandemi Covid-19 dengan guru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD dan guru kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran oneline (daring) siswa kelas 4 SD Laboratorium UMP dengan guru terdapat pematuhan tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 6 maksim dan pelanggaran tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 4 maksim. Dalam pembelajaran oneline, siswa menunjukkan kesantunan dengan guru. Namun, masih terdapat ketidaksantunan siswa dalam berkomunikasi dengan guru. Hal ini disebabkan oleh penggunaan media (platform) baru dalam pembelajaran sehingga siswa tidak menyimak dan memperhatikan pelajaran sehingga siswa kurang memperhatikan kesantunan berbicara dengan guru dan teman. Kata kunci: kesantunan berbahasa, bahasa Indonesia, siswa SD, pembelajaran daring (online), p andemi Covid-19

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/download/210/159

KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19

ISSN 2541-3252 Vol. 7, No.1, Mar. 2022 BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19 Eko Muharudin1, Badarudin2, Eko Sri Israhayu3 1Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 2Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 3 Universitas Muhammadiyah Purwokerto, ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar (SD) dalam pembelajaran oneline (daring) di masa pandemi Covid-19 dengan guru. Metode yangdigunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD dan guru kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran oneline (daring) siswa kelas 4 SD Laboratorium UMP dengan guru terdapat pematuhan tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 6 maksim dan pelanggaran tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 4 maksim. Dalam pembelajaran oneline, siswa menunjukkan kesantunan dengan guru. Namun, masih terdapat ketidaksantunan siswa dalam berkomunikasi dengan guru. Hal ini disebabkan oleh penggunaan media (platform) baru dalam pembelajaran sehingga siswa tidak menyimak dan memperhatikan pelajaran sehingga siswa kurang memperhatikan kesantunan berbicara dengan guru dan teman. Kata Kunci: kesantunan berbahasa, bahasa Indonesia, siswa SD, pembelajaran daring (online), pandemi Covid-19 How to Cite : Muharudin, E., Badarudin, & Eko Sri Israhayu. (2022). KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia , 7(1), 230-243. https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210 DOI : https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210 pendidikan, khususnya bagi peserta didik dan guru. Dampak yang dirasakan oleh peserta PENDAHULUAN Dunia saat ini sedang diterpa pandemi Covid-19. sangat pelayanan di lembaga pendidikan, seperti berdampak pada hampir semua bidang sekolah formal di semua jenjang, sekolah kehidupan seperti ekonomi, kesehatan, sosial, nonformal, sampai perguruan tinggi. Dengan dan pendidikan. Di bidang pendidikan, hak- kondisi hak dan masa depan pendidikan peserta didik kebijakan sangat terancam. Covid-19 memberikan berbasis dampak yang luar biasa dalam bidang pembelajaran 230 Pandemi Covid-19 didik adalah perubahan penyelenggaraan ini, pemerintah dalam kelas metode (tatap daring mengeluarkan pembelajaran muka) menjadi (online). Metode Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ISSN 2541-3252 Vol. 7, No. 1, Mar. 2022 BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pembelajaran daring dianggap lebih aman Perkembangan untuk mengurangi laju penyebaran Covid-19 perubahan terhadap pelaksanaan pengajaran di tengah masyarakat. dan pembelajaran (Kengwee & Georgina, Dalam bahasa Indonesia, kata oneline diterjemahkan menjadi menyebabkan 2012). Teknologi informasi dapat diterima Daring sebagai media dalam melakukan proses merupakan akronim dalam jaringan. Kata pendidikan, temasuk membantu kegiatan daring yang juga melibatkan pencarian referensi dan sangat daring. teknologi populer saat ini untuk menggambarkan kegiatan saling bertukar informasi informasi dengan media yang terhubung via Teknologi informasi dan komunikasi dalam jaringan daring pembelajaran daring dapat berupa Zoom, interaksi Whatsapps, Google Class Rooms dan Google menggunakan Meet. Selain itu, terdapat platform yang komputer dan akses internet (Dewi, 2020). menyediakan jasa edukasi, seperti Rumah Pembelajaran Belajar dari Kemendikbud, ruang guru, internet. merupakan Pembelajaran suatu pembelajaran proses dengan daring merupakan suatu penerapan dari proses belajar mengajar dengan saling menggunakan bertukar jaringan & Hamid, 2013). zenius, sekolahmu, kelas pintar dll. informasi internet (Wekke Pembelajaran oneline merupakan satu- untuk satunya metode yang bisa diterapkan oleh mendapatkan target yang lebih luas (Bilfaqih guru dalam penyampaian materi kepada siswa & Qomarudin, 2015). Dengan pemanfaatan di perkembangan dan berdasarkan fakta, peralihan pembelajaran komunikasi, sistem pembelajaran secara dari yang semula tatap muka menjadi daring dinilai menjadi alternatif yang paling pembelajaran oneline memunculkan teknologi memungkinkan saat informasi darurat pandemi. Namun, untuk banyak hambatan bagi guru dan siswa keberlangsungan pembelajaran dengan tetap (Rigianti, 2020). Hal ini terjadi karena situasi menjaga jarak demi mencegah yang mendadak tanpa adanya persiapan penyebaran virus corona dan mematuhi aturan sebelumnya. Salah satu hambatan tersebut untuk tidak berkumpul (berkerumun) di satu adalah tempat. Keterbatasan Pembelajaran ini masa daring ini menggunakan basis teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengaruh positif dalam proses belajar mengajar di sekolah. keterbatasan mempengaruhi dalam komunikasi kesantunan komunikasi. ini dapat dalam berkomunikasi di media daring (online). Santun bukan hanya sekadar diperlihatkan dengan tingkah laku, namun 231 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. 7, No.1, Mar. 2022 BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia santun harus juga harus disesuaikan dengan sopan, santun, sistematis, teratur, jelas dan tutur Kesantunan lugas mencerminkan penuturnya berbudi. merupakan aturan perilaku yang ditetapkan Sebaliknya melalui penggunaan bahasa yang dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat kasar, tertentu sekaligus menunjukkan pribadi yang tidak berbudi. menjadi prasyarat yang disepakati oleh Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang perilaku sosial (Yule, 1996). Kesantunan tepat dan sesuai aturan menjadikan bahasa berbahasa sebagai bahasa yang sehingga baik. kesantunan merupakan etika dalam bersosialisasi dengan masyarakat atau di tidak sopan alat yang dan tidak efektif santun dalam menyampaikan kehendak, dan perasaan. mana seseorang berada dengan penggunaan Dalam pembelajaran daring, siswa SD bahasa dan pemilihan pemilihan diksi yang berkomunikasi dengan guru menggunakan baik serta memperhatikan dengan siapa dia bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran daring berbicara. terkadang Selain sebagai alat komunikasi terjadi dinamika kesantunan di berbahasa. Dinamika kesantunan berbahasa lingkungan sosial, bahasa juga sebagai alat dapat dicermati dalam tuturan. Tuturan untuk belajar di lingkungan sekolah. Di merupakan tindakan sosial (Rosita, 2016). lingkungan sekolah, penggunaan bahasa Hal ini berarti sebagai salah satu tindakan seharusnya memperhatikan etika berbicara sosial, percakapan tidak hanya menghasilkan dengan dengan seseorang (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/download/210/159
Article home page: http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/view/210/159

Eko Muharudin, Badarudin, Eko Sri Israhayu. KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19, Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 2022,