Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kutalaga Jaya Abadi Kota Sawahlunto

Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, Jun 2024

This study looks into the relationship between occupational health and safety (OHS), pay, and employee performance at PT Kutalaga Jaya Abadi. With the use of questionnaires, documentation, and interviews, data is gathered quantitatively. Purposive sampling was used to select the sample, and 47 respondents were included. Data analysis using multiple linear regression with traditional assumption tests and hypothesis testing was conducted using the SPSS 26 software. The results showed that employee performance is positively and significantly impacted by Occupational Health and Safety (OHS). Employee performance is positively impacted by compensation as well. The study's findings demonstrated the simultaneous effects of remuneration and occupational health and safety (OHS) on worker performance. Additionally, there is a direct correlation between worker performance (Y) and Occupational Health and Safety (OHS) (X1) and Compensation (X2).

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/45/32

Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kutalaga Jaya Abadi Kota Sawahlunto

Vol. 2, No. 2 (Jun, 2024) Page 172-180 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.12531418 Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kutalaga Jaya Abadi Kota Sawahlunto Muhammad April Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia *Email : Arfan Husnaidi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia Email : ARTICLE INFO : Keywords : Occupational Health and Safety (K3); Employee Compensation and Performance --------------------------Article History : Received :2024-03-12 Revised : 2024-05-02 Accepted :2024-06-05 Online :2024-06-25 ABSTRACT This study looks into the relationship between occupational health and safety (OHS), pay, and employee performance at PT Kutalaga Jaya Abadi. With the use of questionnaires, documentation, and interviews, data is gathered quantitatively. Purposive sampling was used to select the sample, and 47 respondents were included. Data analysis using multiple linear regression with traditional assumption tests and hypothesis testing was conducted using the SPSS 26 software. The results showed that employee performance is positively and significantly impacted by Occupational Health and Safety (OHS). Employee performance is positively impacted by compensation as well. The study's findings demonstrated the simultaneous effects of remuneration and occupational health and safety (OHS) on worker performance. Additionally, there is a direct correlation between worker performance (Y) and Occupational Health and Safety (OHS) (X1) and Compensation (X2). PENDAHULUAN Perusahaan kini harus memaksimalkan seluruh sumber dayanya karena ketatnya persaingan di dunia bisnis. Tujuan ini dapat dicapai melalui penggunaan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien. Sumber daya manusia merupakan sumber daya organisasi yang sangat penting untuk mencapai tujuan karena sangat menentukan keberhasilan organisasi (Taufik & Badar, 2023). Kinerja ditentukan oleh seberapa baik dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. PT Kutalaga Jaya Abadi bergerak dalam bidang industri jasa transportasi darat atau disebut juga dengan jasa angkutan umum (dump truck). Berdasarkan riset yang peneliti lakukan, dimana hasil penilaian karyawan pertahun turun sehingga membuat ketidakpuasan baik dari perusahaan dan juga karyawan. Kesehatan dan keselamatan di tempat kerja adalah dua aspek yang memengaruhi kinerja (Merysa et al., 2014). Tercatat pada 5 tahun terakhir, tahun 2019 menjadi tahun dengan jumlah kecelakaan tertinggi yakni sebanyak 22 orang. Berdasarkan hasil wawancara peneliti, ditetapkan bahwa kecerobohan dan kelalaian karyawan dalam melakukan pekerjaan mereka adalah penyebab kecelakaan itu. Pemberian kompensasi merupakan salah satu strategi, selain kesehatan dan keselamatan kerja, untuk meningkatkan kinerja karyawan dan membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dari wawancara yang 172 This is an open access article under the CC BY- SA license. Corresponding Author : Muhammad April Vol. 2, No. 2 (Jun, 2024) Page 172-180 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.12531418 peneliti lakukan kepada pihak Direktur PT. Kutalaga Jaya Abadi, Bapak Ramon Liadi ST.MM diketahui bahwa pemberian kompensasi kepada karyawan memakai sistem basic salary (gaji pokok). Sistem basic salary (gaji pokok) adalah kompensasi minimal yang dibayarkan suatu organisasi kepada karyawan atau buruh berdasarkan tingkat pekerjaannya. Pemberiannya dilakukan secara rutin dan dalam jumlah tertentu. KAJIAN LITERATUR A. Kinerja Karyawan Untuk memenuhi tanggungan yang diberikan agar sejalan dengan standar yang ditentukan. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja ialah hasil jerih payah individu menyelesaikan tugas yang diberikan supaya sejalan dengan standar yang ditentukan (Ritonga et al., 2022). B. Indikator Kinerja Menurut Ritonga et al., (2022) indikator kinerja sebagai berikut yaitu : 1. Kualitas 2. Jumlah 3. Akuntabilitas 4. Kerja Sama 5. Inisiatif Karyawan C. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) K3 adalah subuah usaha guna membangun lingkungan kerja yang nyaman serta tentram (Hernilawati et al., 2021). Menurut Kenanga et al., (2020) K3 merupakan usaha dan konsep komprehensif yang bertujuan untuk memastikan keutuhan dan kesempurnaan jasmani dan rohani pekerja, serta mendorong terwujudnya masyarakat sejahtera dan xberkeadilan. Berdasarkan teori-teori di atas, maka K3 kerja mengacu pada lingkungan yang aman dan sehat dimana tidak ada kecelakaan atau penyakit akibat kerja dan karyawan dapat melakukan pekerjaannya dengan lebih optimal dan efektif. Oleh karena itu, diperlukan sistem K3 yang memperhatikan teknologi dan alat yang digunakan serta prosedur kerja lapangan. Singkatnya K3 mengacu pada layanan yang ditawarkan organisasi yang menjamin K3 pekerjanya dengan tujuan untuk meningkatkan kinerjanya. D. Indikator Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Studi oleh Kenanga et al., (2020) menjelaskan Indikator K3 adalah: 1. Tempat kerja 2. Pekerja 3. Peralatan dan mesin E. Kompensasi Kompensasi adalah jenis imbalan yang diberikan oleh bisnis kepada stafnya sebagai imbalan atas barang dan jasa serta uang tunai agar mereka merasa dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan (Sugiarto, 2016). Setelah diuraikan bagaimana upah, gaji, tunjangan insentif, dan hal-hal lain yang termasuk dalam kompensasi, maka dapat dikatakan bahwa kompensasi adalah pembayaran yang diterima seorang karyawan atas penyelesaian suatu tugas dan mencapai suatu target. F. Indikator Kompensasi Di antara beberapa indikator kompensasi yang dikemukakan (Sugiarto, 2016) adalah: 1. Gaji atau upah 2. Insentif 3. Ruang Kantor 4. Tunjangan Karyawan 173 This is an open access article under the CC BY- SA license. Corresponding Author : Muhammad April Vol. 2, No. 2 (Jun, 2024) Page 172-180 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.12531418 G. Kerangka Pemikiran Gambar 1. Kerangka Pemikiran Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) (X1) Kompensasi Kinerja Karyawan (Y) Ket: = Berpengaruh parsial. = Berpengaruh simultan. METODE A. Populasi Studi oleh (Ahyar et al., 2020) populasi sebagai suatu kategori luas yang mencakup benda-benda serta individu yang mempunyai kualitas dan karakteristik yang dipilih guna menjadi subjek penelitian dan ditarik kesimpulannya. Populasi penelitian ini terdiri dari 49 karyawan PT. Kutalaga Jaya Abadi di Kota Sawahlunto. B. Sampel Sampel adalah bagian kecil populasi yang dipilih dengan menggunakan metode tertentu untuk dijadikan representasi dari keseluruhan populasi (Ahyar et al., 2020). Pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Karena sampel yang dipilih dianggap sesuai untuk penelitian ini yaitu Divisi Operasi Produksi dan Divisi Perawatan dan Pemeliharaan. Hasilnya, 47 pekerja di PT. Kutalaga Jaya Abadi di Kota Sawahlunto dijadikan sebagai sampel penelitian. C. Metode Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif. Menurut (Ahyar et al., 2020) analisis kuantitatif merupakan jenis penelitia (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/45/32
Article home page: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/view/45/32

April Muhammad, Arfan Husnaidi. Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kutalaga Jaya Abadi Kota Sawahlunto, Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, 2024, pp. 172-180,