Rancang Bangun Smart Akuaponik Tanaman Kangkung Air Dan Budidaya Ikan Koi Menggunakan Protokol MQTT
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)
Vol. xx, No. xx (20xx), DOI: 10.33650/jeecom.v4i2
p-ISSN: 2715-0410; e-ISSN: 2715-6427
376
Rancang Bangun Smart Akuaponik Tanaman Kangkung Air
Dan Budidaya Ikan Koi Menggunakan Protokol MQTT
Ahmad Muhtadi¹ Fuad Hasan², Eva Jamiyanti3, Sutra Warda4
Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Indonesia
Article Info
ABSTRAK
Article history:
Aquaponik merupakan perpaduan antara budidaya tanaman dan budidaya
ikan. Akuaponik terus menerus menggunakan air dari peternakan ikan ke
tanaman dan mengembalikannya ke kolam ikan. Dasar dari sistem ini adalah
untuk memasok air yang optimal untuk setiap bahan baku menggunakan
sistem sirkulasi, dan menggunakan kemajuan teknologi untuk memudahkan
tenaga kerja manusia. Studi dengan judul “Rancang Bangun Smart Akuaponik
Tanaman Kangkung Air Dan Budidaya Ikan Koi Menggunakan Protokol
MQTT”. Yang dapat memantau dan mengontrol parameter tersebut dengan
menggunakan smartphone sehingga memudahkan para petani atau pengguna
dalam pengecekan meskipun dalam jarak jauh. Dimana ada beberapa alat yang
menjadi pendukung dalam pembuatan alat tersebut adalah sensor pH sebagai
pendeteksi asam dan basa pada air di akuaponik, sensor DS18B20 sebagai
pendeteksi suhu air pada akuaponik, Sensor Hujan sebagai pendeteksi hujan
atau tidak, motor servo sebagai penggerak untuk pembeian pakan pada ikan
Growlight sebagai pengganti cahaya matahari, LCD I2C sebagai
menampilkan display, Water Pump sebagai mengalirkan air yang ada di
aquarium atau kolam kepada tanaman, MQTT sebagai mengontrol hadware
dari jarak jauh serta bisa menunjukkan informasi sensor, menaruh informasi
visual. ESP8266 dan Arduino Nano sebagai control dari semua komponen
serta dapat terhubung dengan ke wifi atau internet. Penggunaan beban jika
tidak terjadi hujan pada alat ini sekitar 216 Watt perharinya, sedangkan ketika
terjadi hujaan penggunaannya sekitar 375 Watt perharinya.
Diterima 1 September 2023
Revisi
8 September 2023
Diterbitkan 28 Oktober 2023
Keywords:
Akuaponik
Sensor pH Air
Sensor Ds18b20
Sensor Raindrop
MQTT
This is an open access article under the CC BY-SA license.
Corresponding Author:
Fuad Hasan
Universitas Nurul Jadi, Kec. Paiton Kab. Probolinggo Prov. Jawa Timur
Email:
1. PENDAHULUAN
Perkembangan penduduk di perkotaan mengalami kemajuan yang pesat, sehingga dampaknya terhadap ruang
hidup semakin berkurang. Karena tumbuhan jarang terlihat sebagai penghasil oksigen, hal ini juga berimplikasi
pada kenaikan suhu. Sebagian besar orang Indonesia percaya bahwa lahan kecil tidak digunakan secara khusus
untuk bercocok tanam. Berbagai metode budidaya telah berkembang, salah satunya adalah metode budidaya
dengan menggunakan akuaponik lahan sempit yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Sistem ini merupakan
gabungan akuakultur dan hidroponik, menciptakan yang saling menguntungkan antara kedua pihak.
Akuakultur adalah kultivasi ikan, dan hidroponik adalah budidaya tanaman dengan saluran air sebagai media
tanah tetapi tanpa tanah. Secara berkala, akuaponik menggunakan air dari tanaman ke peternakan ikan dan
mengembalikannya ke kolam ikan. Dasar dari sistem ini adalah untuk memasok air yang optimal untuk setiap
bahan baku menggunakan sistem sirkulasi, dan menggunakan kemajuan teknologi untuk memudahkan tenaga
kerja manusia [1]. Pada era saat ini populasi penduduk terus bertambah banyak dan lahan pertanian kini banyak
dijadikan perumahan untuk keberlangsungan kehidupan sehari hari. Berkurangnya lahan pertanian dapat
mempengaruhi bahan pokok pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, oleh sebab itu ada beberapa cara
untuk bertani tanpa membutuhkan lahan yang luas salah satunya menggunakan metode akuaponik. Sistem
akuaponik menggunakan air secara berkala dari peternakan ikan ke tanaman dan dari tanaman ke kolam ikan.
Journal homepage: https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/jeecom
377
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)
Yang mendasari sistem teknologi ini adalah penggunaan sistem sirkulasi untuk menyediakan air yang optimal
untuk setiap produk. Salah satu alternatif untuk mengurangi pencemaran air dari kegiatan budidaya dan
mengurangi konsumsi air adalah sistem akuaponik [2].
Studi dengan judul “Rancang Bangun Smart Akuaponik Tanaman Kangkung Air Dan Budidaya Ikan Koi
Menggunakan Protokol MQTT”. Yang dapat memantau dan mengontrol parameter tersebut dengan
menggunakan smartphone sehingga memudahkan para petani atau pengguna dalam pengecekan meskipun
dalam jarak jauh. Dimana ada beberapa alat yang menjadi pendukung dalam pembuatan alat tersebut adalah
sensor pH sebagai pendeteksi asam dan basa pada air di akuaponik, sensor DS18B20 sebagai pendeteksi suhu
air pada akuaponik, Sensor Hujan sebagai pendeteksi hujan atau tidak, motor servo sebagai penggerak untuk
pembeian pakan pada ikan Growlight sebagai pengganti cahaya matahari, LCD I2C sebagai menampilkan
display, Water Pump sebagai mengalirkan air yang ada di aquarium atau kolam kepada tanaman, MQTT
sebagai mengontrol hadware dari jarak jauh serta bisa menunjukkan informasi sensor, menaruh informasi
visual. ESP8266 dan Arduino Nano sebagai control dari semua komponen serta dapat terhubung dengan ke
wifi atau internet.
2. METODE
Alur penelitian bermaksud buat menggambarkan perihal system yang hendak dibuat, dan memahami alur dari
sistem itu guna mengarah Langkah penerapan:
Gambar 1. Alur Penelitian
Tabel 1. Komponen Kebutuhan Penelitian
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Komponen
ESP8266
Arduino Nano
Sensor pH-4502C
Pump Water
Relay
Step Down LM2596
Kabel
LCD I2C 16x2
MQTT
Box
Drai.io
Autodesk Inventor
Fritzing
Sensor Rain Drop
Sensor DS18B20
Growligth
Keterangan
Pengolah data dan mikrokontroller
Pengolah data dan mikrokontroller
Alat ukur pH dalam air dan nutrisi
Mempompa dan mengalirkan air
Pemutus arus
Penurun tegangan
Sebagai jumper
Tampilan data
Platform IoT
Tempat alat
Pembuatan Flowchart
Pembuatan desain mekanikal alat
Desain wiring
Pendeteksi hujan
Pendeteksi suhu pada air
Pengganti sinar matahari
Ahmad Muhtadi: Rancang Bangun Smart Akuaponik…
378
ISSN: 2715-6427
(a)
(b)
Gambar 2. Sistem Kerja Alat dan Instalasi keseluhan Sistem Kontrol
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada hasil pada penelitian ini ialah Rancang Bangun Smart Akuaponik Tanaman Kangkung Air Dan
Budidaya Ikan Koi Menggunakan Protokol MQTT. Dimana idenya adalah untuk mendeteksi suhu air,
pendeteksian nilai kadar asam dan basa pada air ikan dan pendeteksian hujan yang diolah secara otomatis
dan hasil dari pendeteksian tersebut akan ditampilkan ke display dan dikirim ke smartphone dengan aplikasi
MQTT melalui internet. Dimana aplikasi MQTT ini yang menyediakan sebuah server komunikasi data
serta dapat mengontrol dan memonitoring suhu air, pendeteksian kadar asam dan basa pada air ikan koi
serta pendeteksian ketika terjadinya hujan yang nantinya akan menghidupkan sebuah lampu growligh pada
tanaman hidroponik. Pada umumnya pada tanaman hidroponik yang kovensional masih melakukan
penge (...truncated)