Peran Lingkungan terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4 - 5 Tahun

Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, Aug 2023

Abstract. The spoken language used by humans, including children, to communicate is called speaking. Because in this way the family environment has a very important role in cultivating national character for children and the younger generation. Basically, the environment is very influential on the development of children's behavior, one of which is the ability to speak politely. Research ”The Role of the Environment on Language Politeness in Children Aged 4-5 Years” Research entitled “The role of the environment on language politeness in children aged 4-5 years” was conducted using interview guide techniques, observation guidelines and documentation. Based on the observations that the researchers found, harsh words that children often utter are not only factors from the community environment, but from how parents educate children, what series children often watch, and so on. Causes of children using harsh language Consistency in educating and teaching children, researchers found factors that cause children to speak rudely where parents are not consistent in educating and teaching children. Abstrak. bahasa lisan yang digunakan oleh manusia termasuk anak-anak untuk berkomunikasi disebut dengan bicara. Sebab dengan cara ini lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pembudayaan karakter bangsa bagi anak dan generasi muda. Pada dasarnya lingkungan sangat berpegaruh terhadap perkembangan perilaku anak salah satunya kemampuan berbahasa santun. Penelitian Peran Lingkungan Terhadap Kesantunan Berbahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun» Penelitian dengan judul Peran lingkungan terhadap kesantunan berbahasa anak usia 4-5 tahun dilakukan dengan menggunakan teknik pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti temukan, kata kasar yang sering diucapkan anak bukan hanya faktor dari lingkungan masyarakat saja, melainkan dari bagaimana cara orang tua dalam mendidik anak, serial apa saja yang sering anak tonton, dan lainnya. Penyebab anak berbahasa kasar Konsistensi dalam mendidik dan mengajar anak-anak, peneliti menemukan faktor penyebab anak berbahasa kasar yang dimana orang tua tidak konsisten dalam mendidik dan mengajar anak.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/download/9291/3582

Peran Lingkungan terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4 - 5 Tahun

Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education https://doi.org/10.29313/bcsecte.v3i2.9291 Peran Lingkungan Terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4-5 Tahun Shinta Mellani Salsabila*, Erhamwilda, Hj Dinar Nur Inten Prodi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia. * , , Abstract. The spoken language used by humans, including children, to communicate is called speaking. Because in this way the family environment has a very important role in cultivating national character for children and the younger generation. Basically, the environment is very influential on the development of children's behavior, one of which is the ability to speak politely. Research ”The Role of the Environment on Language Politeness in Children Aged 4-5 Years” Research entitled “The role of the environment on language politeness in children aged 4-5 years” was conducted using interview guide techniques, observation guidelines and documentation. Based on the observations that the researchers found, harsh words that children often utter are not only factors from the community environment, but from how parents educate children, what series children often watch, and so on. Causes of children using harsh language Consistency in educating and teaching children, researchers found factors that cause children to speak rudely where parents are not consistent in educating and teaching children. Keywords: Bad Language, Role of the Environment. Abstrak. Bahasa lisan yang digunakan oleh manusia termasuk anak-anak untuk berkomunikasi disebut dengan bicara. Sebab dengan cara ini lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pembudayaan karakter bangsa bagi anak dan generasi muda. Pada dasarnya lingkungan sangat berpegaruh terhadap perkembangan perilaku anak salah satunya kemampuan berbahasa santun. Penelitian Peran Lingkungan Terhadap Kesantunan Berbahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun» Penelitian dengan judul Peran lingkungan terhadap kesantunan berbahasa anak usia 4-5 tahun dilakukan dengan menggunakan teknik pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti temukan, kata kasar yang sering diucapkan anak bukan hanya faktor dari lingkungan masyarakat saja, melainkan dari bagaimana cara orang tua dalam mendidik anak, serial apa saja yang sering anak tonton, dan lainnya. Penyebab anak berbahasa kasar Konsistensi dalam mendidik dan mengajar anak-anak, peneliti menemukan faktor penyebab anak berbahasa kasar yang dimana orang tua tidak konsisten dalam mendidik dan mengajar anak. Kata Kunci: Berbahasa Kasar, Peran Lingkungan. Corresponding Author Email: 141 142 | Shinta Mellani Salsabila, et al. A. Pendahuluan Bahasa merupakan hal yang sangat penting bagi manusia. Karena berbahasa merupakan komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih guna bertukar informasi/mengutarakan ide atau pendapat (1). Bahasa yang sering digunakan berkomunikasi yaitu secara lisan maupun tulisan, yang mana bahasa lisan itu disebut dengan bicara. Menurut Pudjiastusi (1) anak akan mengalami kesulitan mengungkapkan maksud/isi pikiran ketika kurang komunikasi. Dalam berkomunikasi seharusnya anak menggunakan bahasa santun yaitu bahasa yang lemah lembut. Dalam Tafsir Taisir Karim Ar-Rahman fi Tafsir Kalam Al-Mannan menurut Al-Sa’di (2) makna bertutur kata yang baik yaitu ketika kita berbicara dengan lemah lembut. Hal ini bisa disebut dengan kesantunan berbahasa. Kesantunan juga apabila berkomunikasi, penutur dan lawan tutur harus mematuhi pada norma budaya, karena aoabia seseorang berbahasa tidak sesuai dengan norma budaya, orang itu bisa dituduh sebagai orang yang sombong, angkuh dan lain sebagainya (3). Menurut Dasopang (4) dalam mengembangkan sikap dan perilaku berbahasa anak, lingkungan sangat berperan penting. Apabila anak berada di lingkungan yang baik, maka akan berpengaruh baik kepada perkembangan, pertumbuhan dan perilakunya. Begitupun sebaliknya, apabila anak berada pada lingkungan yang kurang baik, maka akan berpengaruh yang tidak baik kepada perkembangan, pertumbuhan dan perilakunya. Pada masa sekarang masyarakat banyak menemukan anak yang sering berkata kasar ketika bermain dengan temannya, hal ini tidak dipungkiri bahwa kata kasar yang didapat anak berasal dari orang-orang sekitar mereka, baik dari kalangan keluarga, masyarakat dan lain-lain. Selain dari lingkungan, anak yang berkata kasar juga bisa disebabkan karena pengaruh dari sosial media. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka perumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: “Bagaimana penyebab terjadinya perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun?”. “Bagaimana upaya orang tua dalam mengatasi perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun di Desa Pabuaran?”. “Bagaimana peran lingkungan dalam mengatasi perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun di Desa Pabuaran?”. Selanjutnya, tujuan dalam penelitian ini diuraikan dalam pokok-pokok sbb. 1. Untuk mengetahui apa faktor penyebab perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun di Desa Pabuaran 2. Untuk mengetahui bagaimana upaya orang tua dalam mengatasi perilaku berbahasa kasar pada anak usai 4-5 tahun di Desa Pabuaran 3. Untuk mengetahui bagaimana upaya lingkungan sekitar dalam mengatasi perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun di Desa Pabuaran. B. Metodologi Penelitian Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada dua anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adala, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dua anak yang berbahasa kasar, lalu data sekunder yaitu orang tua serta dokumentasi tambahan, berikut rincian subjek utama peneliti: 1. Pada orang tua pertama terdapat ayah, ibu dan dua anak laki-laki yang berusia 5 tahun, dan 2 tahun, lokasi penelitian pada orang tua pertama berada di Blok Kaum, Desa Pabuaran, Kabupaten Subang. 2. Pada orang tua kedua terdapat ayah, ibu dan satu anak laki-laki yang berusia 4 tahun, loka penelitian pada orang tua kedua di Blok Camara, Desa Pabuaran, Kabupaten Subang C. Hasil Penelitian dan Pembahasan Setelah peneliti menemukan data-data penelitian yang dibutuhkan, berupa hasil wawancara, observasi serta dokumentasi. Pada bagian ini peneliti akan membahasa temuan data penelitian dengan melakukan komperisasi menggunakan teor-teori serta hasil penelitian terdahulu yang menjadi acuan dalam penelitian ini. Pembahasan ini menggunakan pemaparan Vol. 3 No. 1 (2023), Hal: 141-147 ISSN: 2828-2507 Peran Lingkungan Terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4-5 Tahun | 143 yaitu deskriptif dari data yang sudah diperoleh seperti hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Berikut pembahasan hasil penelitian berdasarkan fokus permasalahan: Penyebab terjadinya perilaku berbahasa kasar pada anak usia 4-5 tahun Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa anak-anak mengalami berbahasa kasar. A (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/download/9291/3582
Article home page: https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/9291/3582

Shinta Mellani Salsabila, Erhamwilda, Dinar Nur Inten. Peran Lingkungan terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4 - 5 Tahun, Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 2023, pp. 141-147,